jump to navigation

Ultah Perkawinan ke-17 8 April 2011

Posted by esumitra2008 in Tauziah.
trackback

Hari ini genap 17 tahun usia rumah tangga kami, yang tepatnya terjadi tanggal 08 April 1994 saat kedua insan dipersatukan dalam ikatan yang suci secara syar’i. Pada saat itu juga telah jatuh janji sang suami untuk menlindungi dan menjaga sang istri dan membentuk keluarga yang sakinah mawaddah warrokhmah. Sebuah ikatan suci yang melebur perbedaan kedua insan baik secara fisik maupun sifatnya, serta membuka tantangan baru bagi keduanya dalam mengarungi kehidupan secara dewasa dan lebih bertanggung jawab.

Tidak mudah menjaga bahtera rumah tangga ini untuk selalu berlayar sesuai dengan syar’i dan norma-norma kewajaran yang ada di masyarakat, terlebih pada saat sekarang ini. Memang disadari sepanjang perjalanan selalu ada riak-2 kecil bahkan sedang yang selalu menghantam bahtera. Ternamun selama nahkoda dan para penumpang menyadari tujuan bersama bahteranya, maka semua riak gelombang dapat dengan mudah dilewati.

17 tahun merupakan usia yang tidak muda lagi. Jika ibarat remaja, maka pada usia tersebut sedang terjadi masa transisi dari remaja menuju kepada usia mapan atau dewasa. Dimana sikap kedewasaan harus mendominasi perilaku serta pengambilan segala keputusan. Pada masa transisi ini pula rentan terhadap cobaan serta keinginan-2 yang akan mengganggu jalannya bahtera tadi. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari sepasang insan dalam menghadapinya.

Saya merasa bersyukur saat ini sudah dikarunia atau diberikan amanah oleh Alloh SWT 3 orang putra putri yang selalu menjadi hiburan dan penyejuk mata serta seorang istri yang selalu tabah menemani dalam suka dan duka. Kunci dari kelanggenggan kami adalah selalu merasa bersyukur kepada Alloh atas nikmat yang diberikan serta rasa qona’ah atas apa-2 yang telah di amanah kan, sehingga godaan bahkan fitnah yang ada dapat kami lalui. Dan juga rasa sepenanggungan dari setiap anggota keluarga membuat suasana selalu hangat jika berada diantara mereka.

Ya Alloh tetapkan lah hidayah yang telah Engkau berikan kepada keluarga ini, agar rasa cinta kami diantara sesama selalu disandarkan cintanya hanya kepada MU. Dan jagalah selalu ke Islaman dan ke Imanan kami agar selalu tetap kepada MU. Aku panjatkan rasa syukurku kepada MU atas segala nikmat yang Engkau berikan selama ini.

Terima kasih untuk istri tercinta ku dan anak-2 ku. Tiada kado perkawinan yang dapat diberikan hanya rasa terima kasih yang besar telah merawat keluarga ini dengan penuh kasih sayang dan cinta…

Sumber gambar: http://ohdediku.wordpress.com

Advertisement

Comments»

No comments yet — be the first.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.