Weleh 10 laptop…man buat para blogger..mau3 26 October 2008
Posted by esumitra2008 in Budaya, Informasi Berguna.Tags: Blogosphere, PestaBlogger
trackback
Seperti berita yang saya kutip dari DetikInet bahwa Departmen Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Pak Menteri nya Mohammad Nuh akan memberikan 10 laptop pada pesta blogger 2008, kayaknya patut disyukuri karena dengan begitu berarti Pemerintah sudah “mengakui” keberadaan para blogger ditengah hujatan para orang “pandai” di negeri ini yang mengkategorikannya SAMPAH.
Walaupun rencananya PB2008 ini diundur yang semestinya diadakan kemarin (25/10/08) menjadi Sabtu, 22/11/08 tidak mempengaruhi para blogger yang akan hadir pada perhelatan akbar tahunan para blogger tersebut. Berita resminya ada disini….![]()
Dalam PB2008 ini juga diadakan kontes photo yang detailnya silahkan klik disini,,,,dan tema PB2008 adalah “Blog for Society”. Ya iyalah suka atau tidak suka, siap atau belum siap komunitas digital saat ini tidak dapat dihindari. Dan peran serta pemerintah tentunya sangat dibutuhkan karena memang akan saling menguntungkan kedua belah pihak. Para blogger akan merasa nyaman dalam berinteraksi di “blogosphere” karena ada jaminan pemerintah, sementara dari perspektif pemerintah juga diuntungkan karena dengan begitu secara tidak langsung fungsi pengawasan pemerintah kepada suatu kegiatan yang bersifat massive oleh masyarakat dapat dilakukan oleh komunitas itu sendiri karenanya pemerintah hanya menekankan koridor platform yang sesuai dengan budaya bangsa kepada para blogger.
Dan pada kesempatan ini juga panita PB2008 akan mengundang 5 blogger dari 5 negara yaitu USA, Australia, China, Hongkong dan Singapore, yang tentunya akan semakin seru saja kegiatan tersebut. Kalau yang ada kesempatan sebaiknya ikut serta dalam pesta tersebut karena akan menambah banyak wawasan, teman dan komunitas, jadi nggak ada ruginya,,,
Bagaimana masih mau mencap blogger itu sampah….”so naive and petty you are“
Kami berpendapat bahwa fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintahan semakin harus dibuka seluas luanya seperti juga dilakukan oleh komunitas LSM selama ini seperti oleh masyarakat transfaransi indonesa dll, hal ini perlu harus terus dilakukan agar pemerintahan menjadi dapat dipercaya masyarakat, karena selama ini pemerintah kurang mendapat kepercayaan masyarakat diakibatkan krissis multi dimensi terlebih dengan adanya praktik-praktik korupsi yang hampir melanda di struktur pemerintahan dari mulai struktur pemerintahan Kabupaten/ kota /provinsi sampai kepada lembaga-lembaga pemerintah di tingkat pusat, sungguh sangat memprihatinkan kita semua bukan saja disesalkan oleh masyarakat kita sendiri tapi juga disesalkan oleh masyarakat internasional , begitu terpuruknya Indonesia dilihat dari anggak kemiskinan, menurunnya daya beli begitu juga di sektor ekonomi dll.
komunitas Blogger Indonesia harus ambil bagian dalam berkontribusi terhadap perubahan kerah yang lebih baik, dan fungsi pengawasan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin efektiv manakala komunitas bloger indonesia terus pro aktif melakukan inovasi dan karya nyata bagi kepentingan masyarakat dan akan bermanfaat juga bagi pemerintah terlebih pemenfaatan Teknologi Informasi (TI) ini akan sangat cepat, tepat dan efisiad dalam mmenjawab tantangan era globalisasi, kalau Fungsi pemerintah sebagai yang melayani rakyat tentunya (TI) ini harus menjadi sarana prioritas utama dalam pemerintah dalam melayani masyarakat, menuju E Goverenment , sekali lagi selamat kepada panitia Pesta Blogger 2008 pada bulan nopember nanti dan tentunya event ini akan sangat bermanfaat bagi semua pihak. wasalam Ade Ratmadja Bandung
@Kang Ade,
Gak pa’pa kan saya panggil “kang”, soalna sami-sami from the west.
Terima kasih banyak atas komen nya yang begitu panjang dan lugas.
“I personally totally agree with yours” bahwa para blogger juga bisa sebagai controller pemerintah melalui tulisan-tulisan yang SMART (Specific, Measurable, Attainable, Reasonable dan Time bound) terhadap solusi permasalahan yang pemerintah lakukan.
Sehingga para komunitas blogger akan menjadi “counterpart” bagi praktisi yang menjalankan roda pemerintahan di Negara Indonesia ini.
Saya punya pengharapan yang lebih didalam komunitas ini atas opini diatas. Karena orang yang mau menyempatkan waktunya untuk berbagi di “blogosphere” tentunya mempunyai maksud dan keinginan yang disesuaikan dengan kebutuhan pribadi dan tanggung jawab sosial di masyarakat. Kita tunggu saja kontribusi mereka dalam membantu pemerintah menjalankan roda Negara ini yang memang banyak sekali hambatannya,
cheeerzz,,